Cara Merawat Gigi dan Mulut Yang Baik dan Benar

Cara Merawat Gigi dan Mulut Yang Baik dan Benar

Cara Merawat Gigi dan Mulut Yang Baik dan Benar

Kalian pasti lebih senang melihat seseorang yang tersenyum dari pada seseorang yang muram. Senyuman memang merupaka daya Tarik yang dapat membuat seseorang bertambah manis dan mudah didekati. Ketika seseorang tersenyum bagian yang akan terlihat adalah gigi, maka penting penting untuk menjaga kesehatan gigi agar tetap putih, gigi tidak berlubang, dan tersusun rapih. Selain merawat gigi, jangan lupa juga untuk menjaga kesehatan mulut dan lidah agar tidak menimbulkan bau

Apa saja sih yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut? Berikut tips merawat gigi dan mulut agar tetap sehat dan bersih:

  1. Menyikat Dengan Benar

Bagaimana teknik menyikat gigi dengan benar?

  1. Sikat dengan tekanan ringan. Menekan terlalu keras pada gigi akan merusak gigi dan gusi. Gusi akan mudah berdarah dan sensitive terserang infeksi. Akibatnya gusi menjadi tidak sempurna untuk menyangga gigi dan bisa mengakibatkan kerusakan gigi atau gigi menjadi tanggal.
  2. Arah sikatan yang benar. Arah menyikat gigi yang benar adalah vertical satu arah dari pangkal ke ujung gigi. Tujuannya adalah agar sisa makanan disela gigi dapat tersapu keluar dan perbatasan gusi dan gigi tidak terkikis. Arah sikatan untuk gigi geraham adalah sikat permukaan kunyah dengan gerakan ke kanan dan ke kiri seperti menyapu atau gerakan melingkat.
  3. Durasi waktu menyikat gigi yang ideal antara 2 sampai 3 menit. Kalau terlalu cepat, gigi akan kurang bersih, tetapi kalau terlalu lama dapat mengikis email gigi dan menyebabkan iritasi pada gusi.
  4. Gunakan sikat gigi berbulu lembut. Bulu sikat yang keras dan kaku akan merusak email gigi. Pastikan bulu sikat rapih dan tidak keluar dari barisan.
  5. Pilih sikat gigi dengan kepala sikat yang kecil. Ukuran kepala sikat yang sesuai dengan rahang akan membuat gigi lebih bersih karena dapat menjangkau bagian terdalam gigi.

 

  1. Berkumur dengan Mouthwash

Selesai menyikat gigi, lengkapi dengan berkumur menggunakan mouthwash yang mengandung antiseptic. Ini berguna untuk melindungi gigi dari plak. Pada mulut yang sedang mengalami masalah, misalnya luka pada gusi dapat menggunakan mouthwash yang mengandung antibiotik.

 

  1. Waktu yang Tepat Untuk Menyikat Gigi

Waktu yang dianjurkan untuk menyikat gigi adalah pagi hari sesudah sarapan dan malam sebelum tidur, karena pada saat tidur, tidak ada produksi ludah, akibatnya jika ada sisa makanan akan membuat bakteri dan kuman aktif. Sisa makanan yang mengandung asam dan gula akan melemahkan enamel gigi dan meningkatkan risiko gigi berlubang.

 

  1. Pilih Dental Floss, Hindari Tusuk Gigi

Selesai menikmati makanan, biasanya ada sebagian makanan yang menghuni celah-celah gigi. Keadan ini jika dibiarkan terlalu lama akan menyebabkan gigi menjadi rusak. Untuk mengeluarkannya gunakan dental floss (benang gigi) dari pada menggunkan tusuk gigi. Dental floss akan meminimkan terjadinya gesekan dan benturan pada gigi dan gusi.

 

  1. Kerok Lidah

permukaan lidah berbentuk seperti bukit lembah yang berarti ada celah-celah pada permukaan lidah yang perlu dibersihkan. Kotoran tidak akan hilang jika dengan berkumur saja. Cara membersihkannya dengan cara mengerok permukaan lidah menggunakan sikat gigi atau alat khusus untuk mengerok lidah.

 

  1. Batasi Konsumsi Gula dan Asam

Sebisa mungkin batasi makanan dan minuman yang mengandung gula dan asam seperti permen, coklat, atau soft drink. Karbohidrat yang terkandung didalamnya sangat disukai bakteri. Bakteri akan membuat plak yang akan mengubah gula menjadi asam. Asam dapat mengikis enamel gigi dan membuat gigi berlubang

 

  1. Batasi Wine, Kopi dan The

Kandungan tannin yang terkandung pada the dan kopi bisa mengubah warna lapisan luar gigi atau enamel. Pewarna pada minuman berwarna seperti, wine, sirup atau minuman bersoda juga dapat menimbulkan noda pada gigi. Pencegahannya adalah minum menggunakan sedotan dan batasi konsumsi sebanyak 1-2 cangkir sehari.

 

  1. Tidak Merokok

Pada saat mengisap rokok, asap rokok dan jutaan zat kimia lain yang terdapat pada sebatang rokok akan masuk dalam mulut dan memengaruhi jaringan dan organ yang ada dalam mulut, termasuk gigi. Asap panas rokok juga akan mengurangi produksi ludah yang menyebabkan bau mulut. Efek lain dari merokok yaitu:

  • Perubahan warna gusi, gigi, bibir menjadi gelap.
  • Karies gigi mudah terbentuk.
  • Meningkatkan risiko kanker mulut.
  • Mulut jadi beraroma rokok.

 

  1. Periksakan Gigi

Sakit atau tidak, sebaiknya anda rutin mengunjungi dokter gigi 6 bulan sekali. Tujuannya adalah untuk memeriksa kesehatan gigi dan mulut. Jika tidak ada masalah, anda dapat membersihkan karang gigi.

 

  1. Kunyah Permen Karet

Mengunyah permen karet berguna untuk self cleansing pada gigi. Permen karet dapat membersihkan sisa makanan dan plak pada permukaan gigi.mengunyah permen karet akan merangsang peningkatan produksi saliva sehingga mulut menjadi tidak kering dan bau mulut pun berkurang. Tetapi kandungan gula pada permen karet dapat merusak gigi oleh karena itu jangan lupa menggosok gigi setelah mengunyahnya.

Add Comment

Belajar Bisnis Online Bersama Komunitas SB1M - Hub : 085743156096Daftar
SubscribeSugengwahyudi.com

SubscribeSugengwahyudi.com

Dapatkan Update tempat Hangout,Review,Event,Promo, Vlog dan Info Menarik lainya

You have Successfully Subscribed!