Sejarah dan Perkembangan dari PHP

Sejarah dan Perkembangan dari PHP

Sejarah dan Perkembangan dari PHP

Mungkin bagi kita yang berkecimpung di dunia web developer tentu tidak asing lagi dengan istilah PHP. Artikel ini saya buat dan ditujukan bagi para web developer pemula yang hendak belajar tentang PHP. Mari kita bahas lebih lanjut tentang PHP.

1. Pengertian PHP

PHP merupakan singkatan dari “Hypertext Preprocessor”, yang merupakan sebuah bahasa scripting tingkat tinggi yang dipasang pada dokumen HTML. Sebagian besar sintaks dalam PHP mirip dengan bahasa C, Java dan Perl, tetapi pada PHP terdapat beberapa fungsi yang lebih spesifik. Tujuan utama dari penggunaan PHP adalah untuk memungkinkan perancang web yang dinamis dan dapat bekerja secara otomatis.

2. Sejarah PHP

PHP dibuat pertama kali oleh Rasmus Lerdroft, seorang programmer C.
Saat itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web. Jadi semula PHP digunakannya untuk menghitung jumlah pengunjung di dalam webnya.

Kemudian ia mengeluarkan Personal Home Page Tools versi 1.0 secara gratis.
Pertama kali versi ini keluar pada tahun 1995. Yang berisi sekumpulan script PERL yang dibuat untuk membuat halaman webn menjadi dinamis. Kemudian Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI, singkatan dari Hypertext Preprocessing’/Form Interpreter.

Dengan perilisan kode sumber ini menjadi open source, maka banyak dari para programmer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP. Lalu pada tahun 1996 ia mengeluarkan PHP versi 2.0 yang kemampuannya telah dapat mengakses database dan dapat terintegrasi dengan HTML. Pada perilisan ini interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan pula modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan. Tepatnya pada tanggal 6 Juni 1998 keluarlah PHP versi 3.0 yang dikeluarkan oleh Rasmus bersama kelompok pengembang softwarenya.

PHP versi 4.0 keluar pada 22 Mei 2000 dan merupakan versi yang lebih lengkap lagi dibandingkan dengan versi sebelumnya. Perubahan yang paling mendasar pada PHP 4.0 adalah terintegrasinya Zend Engine yang dibuat oleh Zend Suraski dan Andi Gutmans yang merupakan penyempurnaan dari PHP scripting engine. Yang lainnya adalah build in HTTP session dan tidak lagi menggunakan library tambahan seperti pada PHP. Tujuan dari PHP adalah untuk membuat aplikasi-aplikasi yang dijalankan di atas teknologi web. Dalam hal ini, aplikasi pada umumnya akan memberikan hasil pada web browser, tetapi prosesnya secara keseluruhan dijalankan olehweb server.

PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling sering digunakan pada awal abad ke-21. Versi ini banyak digunakan karena kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi. Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Pada versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.

Add Comment

Belajar Bisnis Online Bersama Komunitas SB1M - Hub : 085743156096Daftar
SubscribeSugengwahyudi.com

SubscribeSugengwahyudi.com

Dapatkan Update tempat Hangout,Review,Event,Promo, Vlog dan Info Menarik lainya

You have Successfully Subscribed!