Virus Berbahaya Yang Mengancam Kesehatan Tubuh

Virus Berbahaya Yang Mengancam Kesehatan Tubuh

Virus Berbahaya Yang Mengancam Kesehatan Tubuh

Jenis-jenis virus dapat mengancam kesehatan tubuh, Sekuat apakah sistem imun untuk melawan serangan virus-virus ini? Tahukah anda bahwa kita hidup dalam dunia patogen. Menurut kamus wikipedia patogen adalah agen biologis yang mengakibatkan penyakit pada inangnya dan sebutan lain dari patogen adalah mikroorganisme penyakit. Patogen dapat dibedakan atas 5 bagian yaitu virus, bakteri, fungi, protozoa dan cacing.
Virus merupakan parasit berukuran mikroskopik atau sangat halus yang menginfeksi sel organisme biologis.

Nah yang akan dibahas pada artikel ini adalah mengenai jenis-jenis virus.
Ada banyak sekali jenis-jenis virus yang menyerang manusia dan mengancam kehidupan manusia.
Berikut ini beberapa jenis-jenis virus yang membahayakan bagi kehidupan manusia diantaranya:

1. Virus HIV atau human immunodeficiency virus.

Virus HIV atau human immunodeficiency virus adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Virus ini berakibat munculnya penyakit AIDS. Penderita yang terserang virus HIV ditandai dengan menurunnya CD4, CD3,CD8 dan sebagainya. Cara penularan virus ini adalah melalui transfusi darah, air susu ibu, hubungan seksual dan jarum suntik.

Jenis-jenis virus HIV sendiri terdiri dari ada 2 macam yaitu HIV-1 dan HIV-2. Untuk mengetahui apakah seseorang menderta HIV AIDS ini dapat melakukan test PCR, tes antiodi HIV, tes antigen HIV.

2. Human papilloma virus atau HPV

95% lebih kanker serviks disebabkan oleh virus HPV, infeksi virus ini ditandai dengan munculknya kutil raksasa bisa seperti kembang kol.
Virus HPV bisa menyerang pria dan wanita dan menimbulkan penyakit pada sistem reproduksi wanita dan pria. Virus ini menular lewat hubungan seksual. Menjaga sistem imun kuat sangat penting untuk mencegah virus ini berkembang dalam tubuh dan membasmi virus ini sebelum berkembang dalam tubuh.

Untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi jenis virus ini adalah test Pap (Pap Smear).

3. Virus Hepatitis.

Virus hepatitis adalah virus yang menyerang hati atau lever.
Terdpat 5 jenis virus hepatitis yaitu:

-Virus hepatitis A (HVA)
Virus ini mudah menular karena bisa menular lewat air dan makanan.
Infeksi yang terjadi karena virus ini tergolong ringan, infeksi pada virus ini umumnya bisa pulih kembali karena tidak menimbulkan kerusakan pada jaringan hati atau dengan kata lain penderita bisa sembuh total. Pencegahan terhadap penularan virus ini dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan diri, lingkungan tempat tinggal, kebersihan makanan dan minuman sehari-hari.

Untuk mengetahui apakah sudah terinfeksi virus ini dokter akan melakukan pemeriksaan atau tes IgM anti –HAV.

-Virus hepatitis B (HVB)
Penyebaran virus ini tidak semudah penularan virus hepatitis A.
Penularan bisa lewat darah, sperma, cairan tubuh lainnya, penggunaan jarum suntik dari penderita hepatitis, hubungan seksual. Infeksi virus ini cukup berbahaya karena bisa mengakibatkan kanker dan sirosis hati kalau tidak diobati secara serius pada tahap awal infeksi. Banyak penderita hepatitis yang sembuh dalam waktu singkat dan mengalami kekebalan, namum ada juga yang akhirnya berkembang menjadi sirosis dan kanker hati.

Pemeriksaan terhadap infeksi ini dapat dilakukan dengan test HbsAG, HbeAG, anti-Hbe, anti-Hbc, anti-Hbc IgM, anti-HBS).

-Virus hepatitis C (HVC)
Virus yang menyerang hati jenis ini biasanya menular lewat darah, jarum suntik, penggunaan alat-alat medis yang tidak steril. Infeksi menahun pada penyakit ini bisa mengakibatkan sirosis hati, kanker hati, gagal hati, pembengkakan pembuluh darah yang bisa mengakibatkan kematian.
Lebih dari 80% dari kasus hepatitis C berkembang menjadi sirosis hati (pengerasan hati) dan kanker hati. Sampai saat ini belum ada vaksin untuk hepatitis C. Gejala yang biasa dirasakan oleh penderita hepatitis C adalah mudah lelah, letih, mual, nyeri diperut bagian bawah, selera makan menurun dan kulit atau mata menguning.

-Virus Hepatitis D
Menurut kamus wikipedia virus hepatitis D merupakan rekan infeksi virus hepatitis B, sehingga infeksi virus hepatitis menjadi semakin berat.
Virus ini menular melalui hubungan seksual, darah dan dari ibu hamil kepada janinnya. Gejala yang dirasakan oleh penderita hepatitis D biasanya demam, penyakit kuning, urin berwarna hitam, fases berwarna merah kehitam-hitaman serta pembengkakan hati.

-Virus hepatitis E
Virus yang menyerang hati jenis ini biasanya menular lewat makanan dan minuman, mudah berkembang dilingkungan yang tidak bersih atau memiliki sanitasi yang buruk. Gejala yang muncul bagi orang yang terserang virus ini seperti demam, rasa letih, hilang nafsu makan, rasa mual, sakit perut, air seni berwarna tua, warna kekuningan pada mata dan kulit.
4. Virus Flu Burung.

Virus ini merupakan virus yang biasa menjangkiti burung dan mamalia, virus ini dikenal dengan istilah H5N1. Virus ini bisa menular lewat udara, makanan atau minuman atau bersentuhan. Virus ini mati dengan suhu tinggi seperti dimasak. Bentuk lain dari virus ini adalah H7N9. Virus ini sangat berbahaya karena ribuan orang telah meninggal setelah terinfeksi virus ini.

Gejala yang dialami orang yang terinfeksi virus ini adalah demam tinggi, batuk, lemas, sakit tenggorokan, sakit kepala,tidak ada selera makan, nyeri sendi, nyeri perut. Infeksi yang menyebar ke paru-paru bisa mengakibatkan radang paru-paru sehingga mengakibatkan sulit bernafas.
Pasien harus dirawat secara intensif di rumah sakit jika sudah mengalami infeksi virus berbahaya ini.
5. Virus Deman Berdarah (virus dengue)

Orang yang terinfeksi virus ini bisa mengakibatkan infeksi akut, virus ini masuk kedalam peredarah darah manusia melalui gigitan nyamuk genus aedes.Gejala yang muncul pada orang yang terinfeksi virus ini adalah demam tinggi, ruam-ruam merah, sakit kepala parah, nyeri pada belakang mata, nyeri pada tulang dan tulang, mual serta muntah.
Melakukan fogging atau pengasapan adalah salah satu cara untuk membunuh nyamuk-nyamuk yang sudah dewasa.
6. Virus Herpes Simpleks 1 dan 2.

Virus herpes simplek 1 menyerang mata, wajah dan tenggorokan.
Biasanya ditandai dengan adanya nyeri pada mulut, tenggorokan, kelenjar leher bengkak dan suhu tubuh yang tinggi. Penularan virus ini adanya kontak langsung melalui kulit dengan penderita dan ibu hamil kepada bayinya pada saat hami dan atau persalinan.

Sedangkan herpes simpleks 2 menyerang kelamin sehingga penularannyapun lewat hubungan seksual. Biasanya ditandai dengan adanya merah yang menyakitkan, lesi yang tersebar di area yang luas.
7. Virus Rubella

Menurut kamus wikipedia virus rubella adalah virus yang menyerang manusia yang menyebabkan terjadinya campak. Virus ini bisa menyerang anak-anak dan orang dewasa. Infeksi karena virus ini ditandai dengan munculnya bercak merah pada kulit. Virus ini bisa menular melalui dahak penderita yang masuk ke dalam tubuh orang sehat melalui udara.
Virus ini juga bisa menular melalui cairan tubuh seperti keringat.

Orang yang terinfeksi virus rubella biasanya mengalami deman berkepanjangan akan tetapi suhu tubuh tidak tinggi, flu, pusing-pusing, lemas, mual, lemah, nyeri otot dan munculnya bercak-bercak merah pada kulit. Jika ibu hamil terinfeksi virus ini maka dapat mengakibatkan cacat atau kelainan janin. Oleh karena itu ibu hamil perlu menjaga sistem imunnya kuat, karena sistem imun yang kuat akan membunuh virus ini.

Add Comment

Belajar Bisnis Online Bersama Komunitas SB1M - Hub : 085743156096Daftar
SubscribeSugengwahyudi.com

SubscribeSugengwahyudi.com

Dapatkan Update tempat Hangout,Review,Event,Promo, Vlog dan Info Menarik lainya

You have Successfully Subscribed!